Nissan Cefiro A33 adalah mobil pertama saya. Saya membeli mobil ini dalam kondisi bekas pada Agustus 2016. Saya membelinya pada harga Rp20 juta rupiah saja. Kondisi mobil masih sangat mulus dan bagus. Satu-satunya PR pada mobil tersebut adalah kerusakan pada fuel pressure regulator yang membuat start nya menjadi panjang.
Mobil keluaran tahun 2000 ini adalah mobil sedan besar Nissan pada masanya. Harganya pada saat itu pada kisaran 500 juta bila dikonversikan ke kurs saat ini.
Impresi pertama setiap orang yang masuk ke mobil ini adalah mobil ini memiliki ruang kabin yang luas, haluan dan buritan yang panjang. Bagi yang tidak paham mobil mungkin menganggap bahwa menjalankan mobil ini akan memakan BBM yang sangat banyak alias boros minyak. Pada kenyatannya mobil ini cukup irit BBM karena diusung oleh mesin 2000 cc fuel injection.
Mesin mobil ini berkode VQ20DE yang berarti mesin ini adalah mesin Nissan berkonfigurasi V 6 silinder. Suplai BBM menggunakan fuel injection, dan sistem pengapian menggunakan koil independen tiap silinder yang dikontrol oleh ECU. Mesin terasa sangat halus, responsif dan bertenaga. Tetapi mesin performa mesin sangat rentan terganggu oleh adanya kerusakan sensor. Pada mobil yang sudah lebih dari 20 tahun, kerusakan salah satu sensor dapat terjadi kapan saja.
Transmisi yang digunakan adalah transmisi otomatis 4 percepatan. Transmisi sangat bisa diandalkan, perbaikan transmisi (turun transmisi) hanya Rp5 juta saja.
Fitur-fitur interior adalah tilt steering masih menggunakan hydrolic power steering, power window, power mirror, central lock, immobilizer, power seat, parking sensor, dan digital AC control.
Suspensinya terasa sangat lembut, mobil ini terasa sangat lengket di aspal ketika diajak berakselerasi. Goyangan khas minibus tidak akan ada pada mobil ini. Orang yang paling mabuk mobil pun tidak akan mabuk masuk ke mobil ini.
Pajak per tahunnya adalah Rp1.500.000, biaya balik nama 2/3 dari pajak berarti Rp1.000.000.
Mobil keluaran tahun 2000 ini adalah mobil sedan besar Nissan pada masanya. Harganya pada saat itu pada kisaran 500 juta bila dikonversikan ke kurs saat ini.
Impresi pertama setiap orang yang masuk ke mobil ini adalah mobil ini memiliki ruang kabin yang luas, haluan dan buritan yang panjang. Bagi yang tidak paham mobil mungkin menganggap bahwa menjalankan mobil ini akan memakan BBM yang sangat banyak alias boros minyak. Pada kenyatannya mobil ini cukup irit BBM karena diusung oleh mesin 2000 cc fuel injection.
Mesin mobil ini berkode VQ20DE yang berarti mesin ini adalah mesin Nissan berkonfigurasi V 6 silinder. Suplai BBM menggunakan fuel injection, dan sistem pengapian menggunakan koil independen tiap silinder yang dikontrol oleh ECU. Mesin terasa sangat halus, responsif dan bertenaga. Tetapi mesin performa mesin sangat rentan terganggu oleh adanya kerusakan sensor. Pada mobil yang sudah lebih dari 20 tahun, kerusakan salah satu sensor dapat terjadi kapan saja.
Transmisi yang digunakan adalah transmisi otomatis 4 percepatan. Transmisi sangat bisa diandalkan, perbaikan transmisi (turun transmisi) hanya Rp5 juta saja.
Fitur-fitur interior adalah tilt steering masih menggunakan hydrolic power steering, power window, power mirror, central lock, immobilizer, power seat, parking sensor, dan digital AC control.
Suspensinya terasa sangat lembut, mobil ini terasa sangat lengket di aspal ketika diajak berakselerasi. Goyangan khas minibus tidak akan ada pada mobil ini. Orang yang paling mabuk mobil pun tidak akan mabuk masuk ke mobil ini.
Pajak per tahunnya adalah Rp1.500.000, biaya balik nama 2/3 dari pajak berarti Rp1.000.000.
Comments
Post a Comment